Salam! Kami membuka weblog untuk menampung semua pertanyaan, keluhan, masalah, atau juga apresiasi dari setiap pengguna dan calon pengguna Ananndapers, sebuah produk all in one cloth diapers produksi Indonesia berkualitas internasional.
Sejak tahun 2002, kami melakukan riset, mengadakan survey dan uji coba di tengah masyarakat, hingga tampilnya produk seperti yang Anda saksikan sekarang. Kami tumbuh dan berkembang bersama semua pengguna kami. Komitmen kami terhadap kritik, saran, dan masukan perbaikan dari para pengguna kamilah yang membuat kami sebaik sekarang ini.
Untuk memelihara komunikasi itu, silakan kirimkan semua komentar, pertanyaan, kritik, pujian, atau kekecewaan, melalui blog ini. Kami jamin, sepanjang yang Anda kirimkan bukanlah dari SPAM, dengan maksud merusak, atau bersaing secara tidak sehat, semuanya akan kami baca, kami biarkan sebagaimana adanya, dan kami jawab sebisa mungkin.
Perlu diperhatikan, bahwa kami tidak akan pernah membandingkan produk kami dengan merek produk lain secara eksplisit, karena itu bertentangan dengan etika pergaulan. Meski demikian, ketika perbandingan itu menyangkut desain, kualitas bahan, dan harga, sangat mungkin kami membandingkan dengan produk lain tanpa menyebutkan namanya. Intinya, penjelasan kami selalu berusaha fokus ke topik spesifik yang ditanyakan, tidak untuk mengomentari produk A bagus, atau produk B jelek. Dengan demikian, pengetahuan yang tergali melalui media ini akan bermanfaat bagi siapapun juga, pengguna atau bukan pengguna produk kami.
Kami sungguh bersyukur, bila mampu bercermin dari kekeliruan dan ketidaksempurnaan di masa lalu, demi perbaikan di masa depan. Terima kasih.
Kamis, 05 Januari 2012
Langganan:
Posting Komentar (Atom)
Untuk model velcro bisa tahan berapa lama? Berarti jika sudah "full" celana harus diganti semua ya? Terima kasih
BalasHapusLamanya itu relatif. Tergantung berapa CC banyaknya pee sang anak. Tapi kalau dirata-rata, optimumnya sekitar 3 jam ya. Semua cloth diapers jika sudah full ya harus diganti semuanya. Meskipun ada cloth diapers yg menawarkan sistem insert, tp kotoran dari pee atau pup-nya tetap akan menyebar ke seluruh bagian celana. Jadi pada prakteknya, penggunaan insert tidak akan efektif untuk penggantian. Kecuali kalau cloth diapersnya menggunakan bahan plastik. Itu bisa dibersihkan dengan lap saja. Tapi pemakaian plastik akan sangat riskan ke kulit bayi dan lebih baik dihindari.
BalasHapusSaya membaca di suatu blog multiply, bhw Ananndapers warna maroon langsung rembes untuk sekali pemakaian saja. Apakah itu benar?
BalasHapusTerima kasih Ibu sdh mengkaji produk kami. Hal itulah yang kami sayangkan juga. Karena kami sdh membuka saluran komunikasi seluas-luasnya, tp niat baik itu tdk direspon baik. Sekali lagi harus kami sampaikan bahwa tidak mungkin kain taslan di bagian terluar itu mengalami "rembes" cairan dari dalam, karena dia sudah di waterproof. Kalaupun sampai terjadi kebocoran, itu hanya mungkin melalui lingkar paha saja. Pada umumnya itu terjadi bagi anak-anak yang mengenakan produk kami jauh lebih besar dari ukuran badannya (misal: mestinya S dkenakan M, dsb).
BalasHapusUntuk mem-verifikasi penjelasan kami, maka kami membuat video demonstrasi khusus pada link Youtube berikut ini:
http://www.youtube.com/watch?v=gfIOgfGm944
Silakan dipelajari.
Mengapa Ananndapers tidak dibuat allsize saja ya? Kapan buat kami para ibu jadi lebih irit penggunaannya.
BalasHapusCloth Diapers all size itu justru sangat menguntungkan bagi produsen dan merugikan bagi konsumen, karena produsen bisa melakukan stok dalam jumlah besar tanpa kekuatiran pada variasi kebutuhan konsumennya. Sementara itu, konsumen juga berhadapan dengan masalah keausan daya rekat velcro dan snap (kancing), serta koyaknya kain di sekeliling jahitan velcro dan snap akibat aktivitas anak yang terlampau aktif.
BalasHapusElastic Rubber adalah pilihan terbaik, karena semua celah akan tertutup sempurna tanpa resiko kerusakan pada kainnya. Oleh karenanya, Ananndapers dilaporkan masih tetap dapat digunakan oleh tiga generasi berturut-turut, dari mulai kakak hingga dua adiknya, dalam kondisi tetap seperti semula. Penggunaan satu ukuran juga bertahan cukup lama, minimal sekitar 3 bulan, yang berarti penghematan sangat besar dibanding diapers sekali pakai.
Cara mencucinya apakah sama seperti popok biasa?biasanya rata2 sehari menghabiskan berapa popok?bedanya yg biasa dgn daya serap extra dimananya?
BalasHapusTentang cara mencuci, itulah salah satu pertanyaan yang paling sering kami terima! Cara mencuci Ananndapers yang edisi apapun juga, sama saja seperti cara mencuci pakaian kita pada umumnya. Ananndapers boleh di-washing machine, diberikan kimia pemutih, kimia pengharum, atau bahkan disetrika!
BalasHapusBagi pengguna cloth diapers import, ini tentu sungguh kabar baik. Karena konsep cloth diapers di Barat, sangat berbeda dengan kita. Mereka lebih mengutamakan penggunaan bahan baku wool dalam produk tekstilnya, sehingga perlakuannya mesti mengikuti standar laundry khusus. Tentu kebiasaan ini tidak mungkin ditiru oleh kaum ibu di Indonesia!
Sangat disayangkan bahwa produk-produk cloth diapers baru dari Indonesia tidak mencoba membangun konsep yang sesuai untuk alam Indonesia. Jika sekedar meniru, tentu hasilnya akan sama saja, banyak pantangan dalam pencucian yang akan menyulitkan bagi kita.
Di sisi lain, kini saya amati mulai bermunculan juga cloth diapers abal-abal, dengan kualitas bahan sangat rendah. Pada umumnya cloth diapers super murah ini selalu menggunakan bahan plastik sebagai penahan kebocoran. Akibatnya adalah, cloth diapers seperti itu tidak akan tahan disetrika, dan bahkan dalam waktu kurang dari sebulan juga sudah akan rusak! Secara kesehatan, penggunaan bahan polymer juga berbahaya bagi kulit anak.
Perbedaan Ananndapers Edisi Biasa dengan Ananndapers Extra Serap yang baru saja kami launching, terletak pada bahan inner dan insert-nya. Secara desain sama saja, yaitu model celana berlidah. Namun dengan penggunaan kain microfiber khusus dan cotton baby terry ini, daya serap dari Edisi EXTRA SERAP meningkat hingga dua kali lipat bila dibandingkan Edisi BIASA.
BalasHapusanak saya baru hari ini memakai ananndapers,karena lebih sering dalam posisi tengkurap maka pipisnya lebih sering k bagian celananya daripada ke bagian lidah,mohon desain lidahnya lebih ditingkatkan,gimana y biar lidah bagian depan g merosot?
BalasHapusoia yg warna merah marun td hbs djemur kok lengket,jd kainya agk lecet padahal belum sempat dipake
apa memang pada pemakaian awal kurang meresap?harus beberapa kali cuci dulu baru bisa menyerap optimal?
ada lagi nih,bagian lingkar pinggang gimana kalo karet elastisnya ditambah(g cuma 1) atau pake yang lebih lebar,biar lebih kencang dan g gampang merosot
makasih
Terima kasih atas masukannya. Pertama-tama hendak kami ingatkan, kasus kesalahan penggunaan diapers kami yang paling sering terjadi adalah mencoba memakaikan ukuran celana yang lebih besar dari yang semestinya dikenakan oleh putra-putri Anda!
BalasHapusKami sudah merancang celana dengan ukuran bertingkat dari mulai S, M, L, XL hingga XXL! Artinya adalah, para ortu mesti menemukan ukuran yang paling tepat bagi putra-putrinya. Bagaimana caranya? Caranya adalah dengan mengukur lingkar pinggang terlebih dahulu dan mencocokkan pada tabel sebisa mungkin pada ukuran tengah antara lingkar pinggang tidak diregang dan teregang penuh.
Para ortu yang ingin menghemat penggunaan diapers, sering kali membeli produk kami dengan ukuran sedikit lebih besar dari yang semestinya. Misalnya, semestinya dikenakan ukuran M, tapi membeli ukuran L, dsb. Tentu dengan pertimbangan agar celana yang dibeli bisa seawet mungkin digunakan dan tidak perlu membeli ukuran yang lebih besar lagi.
Tapi hal itu sangat keliru! Dua masalah yang ibu sampaikan, yaitu karet elastis yang gampang merosot dan kain lidah di baigan depan mudah merosot, sangat jelas menunjukkan bahwa ukuran celana yang dikenakan oleh putra/putrinya terlalu besar dari yang semestinya dikenakan saat ini.
Sepintas beda M dan L tidak terlalu jauh, dan bisa saja bertukar keduanya. Tapi problem yang Ibu sampaikan tersebut menunjukkan bahwa kedua ukuran tersebut tidak boleh dikompromikan untuk hasil yang optimal!
Tentu saja sebelum penggunaan pertama perlu direndam dan dicuci sekali saja, untuk menghilangkan wax-nya. Jika terasa lengket setelah dijemur, memang rata-rata cloth diapers agak lama masa pengeringannya dibanding pakaian yang biasa. Keistimewaan produk kami, Ibu bisa gunakan mesin cuci bukan hanya untuk mencuci, tapi juga mempercepat pengeringan Ananndapers. Jarang sekali cloth diapers yang memperbolehkan hal tersebut dilakukan.
Semoga penjelasan ini cukup jelas.
Kalo anandapersnya kena pup gmn cara nyucinya, boleh gak disikat, apa gak rusak? Trims.
BalasHapusTerima kasih Bu, atas atensinya terhadap produk kami. Ananndapers bebas dicuci dengan cara apa saja, termasuk disikat. Tidak akan rusak karena bukan dari jenis fleece yang tinggi kandungan bulu-bulu woolnya, tapi dari bahan katun, almost 100% cotton.
BalasHapusMemang untuk penggunaan sehari-hari, penggunaan sikat, pemutih dan pengharum itu mesti bisa dilakukan pada cloth diapers. Jadi kalau ada cloth diapers yang banyak pantangan dalam perlakuan pencuciannya, pasti akan ditinggalkan oleh ibu-ibu di Indonesia.
Dari sejak pertama Ananndapers didesain, konsep kepraktisan itulah yang selalu menjadi kriteria pentingnya. Jadi jangan kuatir ya. Sikat saja.....
Dear ananndapers,
BalasHapusTmnku baru melahirkan dan ktnya bayi baru lahir sering bgt 'pup'. Klo diapers kan hrs diganti tiap 'pup'. Kira2 perlu berapa pcs ananndapers dalam sehari untuk bayi baru lahir?
Trims ^-^
Terima kasih Bu Wulan, atas pertanyaan penting ini yang disampaikan langsung kepada kami. Jawaban sederhananya, jumlah Ananndapers yang dibutuhkan adalah sebanyak berapa kali rata-rata bayi kita pup dalam sehari! Memang Ananndapers mampu menyerap cairan dan menahan kebocoran untuk waktu yang relatif lama, tetapi sekali bayi kita pup, tidak ada kompromi untuk segera lakukan penggantian.
BalasHapusJangankan cloth diapers, seandainya kita gunakan disposable diapers-pun, sekali bayi kita pup juga akan langsung diganti. Meskipun bayi yang full ASI pup-nya tidak mengandung bakteri yang membahayakan, pertimbangan kesehatan kulit tetap yang utama.
Untuk bulan pertama, umumnya bayi itu frekuensi pup-nya memang sering kali tidak beraturan. Sehingga sulit juga orang tuanya sendiri untuk memperkirakan. Tetapi setelah memasuki bulan kedua, dari pengamatan kami terhadap tiga bayi, rata-rata pup itu sekitar empat kali dalam sehari. Oleh karenanya penggunaan empat buah Ananndapers untuk sehari penuh sudah cukup.
Namun jika Ibu memperhitungkan juga faktor lamanya pengeringan yang sekitar sehari, maka titik amannya adalah menggunakan 6 hingga 8 buah Ananndapers untuk satu kurun waktu tertentu. Ingat, bahwa pengeringan langsung dijemur matahari akan lebih efektif daripada pengeringan di bawah atap fiberglass seperti kebanyakan rumah kompleks hari ini. Pengeringan dengan bantuan washing machine juga dianjurkan untuk mempercepat waktu penjemurannya.
Sepintas seperti mahal, untuk membeli sebanyak itu. Tetapi dari pengalaman kami, anak-anak yang dibiasakan full cloth diapers akan berlatih toilet training jauh lebih cepat dan sudah akan terbiasa menahan pipis dan pupnya dengan baik saat mereka mulai bisa berjalan. Dalam pengalaman kami, itu terjadi pada usia sekitar 1,5 tahun rata-rata. Jadi ujung-ujungnya tetap penghematan.
Bahan terluar ananndapers terbuat dari apa?apakah mikrofiber bila menyentuh kulit akan membuat kulit tambah kering?
BalasHapusPertanyaan Ibu "Anonim" sangat baik. Terima kasih. Kain mikrofiber yang kami gunakan terletak di bagian dalam dari lidah dan celana Ananndapers EXTRA SERAP. Tugas dari kain mikrofiber tersebut adalah untuk menyimpan cairan sebanyak mungkin, sehingga kain tersebut tidak tampak dari luar, apalagi bersentuhan dengan kulit bayi Anda.
BalasHapusKain yang bersentuhan dengan kulit, pada Ananndapers Biasa (atau Ananndapers Training Pants) adalah 100% cotton flannel dan pada Ananndapers EXTRA SERAP adalah cotton baby terry. Kedua kain tersebut mampu melewatkan cairan dengan cepat sambil tetap memberikan pori-pori yang cukup untuk sirkulasi udara dan pengeluaran panas dari dalam tubuh.
Dengan demikian, anak Anda akan terhindar dari bahaya "keringet buntet" yang disebabkan karena terhambatnya pengeluaran keringat dan panas tubuh. Hal seperti itu sering terjadi pada saat kontak yang terlalu lama dengan bahan kain yang tinggi kandungan serabut mikroskopiknya seperti misalnya dari jenis kain suede. Serabut mikroskopik itu mampu melewatkan cairan dengan cepat tetapi juga menutup pori-pori kulit. Akibatnya resiko "keringet buntet" tadi jadi sulit terhindarkan.
Bayi 1,5 bulan dengan berat 5 kg,cocoknya pake apa?kl pake velcro kok cm smp 6kg,berarti dipake cuma sebentar bgt.kl pake model pull up apakah cocok?
BalasHapusBetul juga bayi baru lahir sering pup. Apakah ananndapers menyediakan nappy liner? Untuk mengantisipasi kerepotan ibu di bulan2 pertama
BalasHapusTerima kasih untuk koreksi dari Ibu "anonim" ini. Mohon maaf jika ada reseller kami memberikan informasi keliru mengenai Ananndapers Newborn Diapers atau Model Perekat! Silakan Ibu baca lagi di halaman http://www.anakbunda.net/product/2/1/ananndapers-perekat-berlidah/?o=default
BalasHapusDi dalam info produk tersebut, saat ini telah kami rinci bahwasanya Newborn Diapers terdiri dari dua ukuran, yaitu ukuran Medium untuk berat badan 2 - 6 kg dan ukuran Large untuk berat badan 6 - 12 kg.
Dengan demikian, bayi Ibu akan sesuai bila mengenakan Newborn Diapers yang ukuran Large. Namun demikian, untuk bayi yang sudah puput tali pusarnya, sebenarnya mengenakan model celana itu sudah sangat dimungkinkan, dan itu juga disarankan. Jadi pilihan mana yang paling sesuai, ada pada Ibu sendiri.
Terima kasih untuk pertanyaan dari Ibu Tri. Bayi lahir memang sering pup. Pada tahun 2005, kami pernah memproduksi cloth diapers "sistem jaring" agar dapat diisi dengan dumpel atau sekarang istilah kerennya adalah nappy liner. Ibu-ibu rumah tangga yang kreatif, tentu tidak akan mau berbelanja mahal hanya untuk sekedar dumpel atau nappy liner itu. Cukup dengan menggunting dan melipat-lipat bedongnya, lalu menyelipkan ke dalam jaring pada bagian dalam diapers yang kami buat, maka jadilah!
BalasHapusTapi seiring perkembangan waktu, tentu kami hanya akan memproduksi barang yang paling diminati saja. Dan tetap tidak ada jaminan bahwa basahnya pipis bayi itu tidak menyebar ke seluruh bagian cloth diapers, sehingga upaya membatasi penggantian hanya pada dumpelnya saja itu sering kali sia-sia.
Tentu saja kami hanya sekedar mengumpulkan opini. Jika Ibu Tri memang sungguh-sungguh berminat dengan Ananndapers Model Jaring, dan mau memesan minimal selusin, silakan layangkan email ke admin@anakbunda.net! Kami tidak akan menjual dumpel atau nappy liner-nya, karena kami yakin ibu-ibu se-Indonesia sudah cerdas untuk menyediakannya sendiri dengan kreatifitas masing-masing.
Ananndapers yg warna merah maroon kok rembes y?Sudah beberapa kali pakai dan benar2 dipaskan pemakaianya tapi tetap saja saat pipis langsung rembes,Alhamdulillah yg warna lain nggak (biru langit,biru benhur,pink,hitam,abu2)
BalasHapusmohon dikaji lg kain yg warna merah maroon
saya jd malu ma suami soalny sudah ngotot bli ananndapers dan memuji2 kualitasny :(
Terima kasih Ibu Widuri, atas kepercayaannya pada produk kami. Pertama-tama harus kami sampaikan bahwa warna maroon itu adalah warna yang kami sediakan untuk Ananndapers Edisi Biasa atau Reguler, bukan Edisi EXTRA SERAP. Tentu saja kualitas daya serap Edisi Reguler masih jauh di bawah EXTRA SERAP! Karena target marketnya adalah untuk masyarakat yang mementingkan ke-ekonomis-an harga dan para orang tua yang ingin segera melatih para putranya agar pergi ke kamar mandi sendiri saat ingin pup dan pee.
BalasHapusTentu saja komentar Ibu jadi bias dan keliru tentang warna maroon, karena tidak melihat statusnya, apakah Ananndapers Reguler atau EXTRA SERAP! Jika "digeber habis" semua cloth diapers pada akhirnya akan bocor juga, sebagus apapun mereknya.
Mengapa harus saya katakan bias dan keliru? Karena ada warna lain, seperti biru benhur misalnya, yang berasal dari seri kain yang sama persis dengan maroon, dan bisa mengalami "rembes" yang Ibu maksudkan itu. Tentu saja bukan kesalahan kami memilih warna itu, karena pada dasarnya memang ada dua spesifikasi kain taslan dan satin itu. Yang pertama adalah yang full waterproof dan yang kedua adalah semi waterproof plus breathable. Jika kami merujuk pada literatur cloth diapers import, maka sejumlah merek terkenal yang harganya sepuluh kali lipat dari harga kami, memilih kain outer dari jenis semi waterproof dan breathable itu. Pertimbangan utamanya adalah, kain jenis tersebut memberikan sikulasi udara yang sangat baik sehingga mampu mencegah peluang terjadinya setiap gejala penyakit dermatitis.
Sejumlah responden yang kami tanyai juga memberikan opini beragam dan terbagi sama besar. Bagi yang concern terhadap kesehatan kulit, kriteria breathable adalah sangat penting, dan mereka justru memilih itu dengan semua resikonya. Meski demikian, perlu kami garis bawahi, bahwa kualitas breathable maroon masih sangat rendah, jauh lebih rendah bila dibandingkan dengan outer Coolababy misalnya, sehingga sekalipun kemungkinan rembes itu bisa saja pada kondisi tertentu terjadi, tapi akan sangat minimal.
Di lain pihak, kami mengerti, bahwa bagi orang tua yang menomersatukan higiene tempat tinggalnya, kriteria full waterproof adalah nomer satu, sehingga warna yang lain dapat dipilih. Sekali lagi, kami hanya memfasilitasi keinginan yang sangat beragam dari pengguna cloth diapers di Tanah Air.
mksh atas respony,,
BalasHapusmemang yg merah maroon itu ananndapers edisi biasa,dan yg warna lain jg rembes stlh "full",cuma yg terjadi adalah yg merah maroon langsung rembes sekali pipis,sedangkan yg warna lain nggak (baik yg edisi biasa maupun extra serap)
terima kasih,semoga ananndapers semakin OK ^_^
Ok Ibu. Infonya kami pertimbangkan. Saat ini kami juga sudah tidak memiliki stok kain maroon karena itu termasuk warna favorit yang sangat diminati. Bagaimanapun juga, dengan keinginan konsumen kami yang sangat kritis dan beragam, kami terlecut untuk berusaha menjadi lebih baik dari hari ke hari.....
BalasHapusBeberapa waktu ini saya sudah menggunakan Ananndapers.Anak saya br umur 2 bulan,tp beratnya udah 6,3kg dan menurut lingkar paha,menggunakan ukuran M. Saya amati sebenarnya sih oke,cuma pada awal pemakaian, bagian belakang celana teraba basah. Saya perhatikan, itu karena jahitan lidahnya yang belakang kurang tinggi, karena anak saya sehari2nya masih telentang, jadi ketika pipis, otomatis airnya turun n ngumpul dibawah, dibagian yg ga ada lidahnya. Jdnya basah, dan pemakaiannya cuma bertahan sebentar saja. Namun beberapa hari ini saya siasati dengan menaruh lipatan popok tetra dibagian tersebut, sehingga durasi pemakaian lebih lama. Saran saya, lidahnya dibuat lebih panjang kebelakang, walaupun akan berefek diharga, tapi akan lebih memuaskan.
BalasHapusTentu saran dari Pak Albafith kami pertimbangkan. Tetapi lagi-lagi masalah klastik dalam cloth diapers adalah keharusan untuk mengenakannya dengan benar-benar "best fit"! Tidak ada kompromi untuk kesalahan memilih ukuran yang tepat!
BalasHapusDalam kasus yang Bapak sampaikan, kami sudah mengecek berpuluh kali, bahwa itu disebabkan ukuran yang Bapak pilih terlalu besar dari yang semestinya! Memang 6 kilo sudah bisa memakai ukuran M, tetapi apabila M yang dikenakan, maka dapat dipastikan akan ada celah udara di bawah pantat yang tidak sepenuhnya tertutup oleh lidah. Akibatnya, lengkung lidah juga tidak bisa menjangkau bagian belakangnya secara optimal.
Bagi kami bukanlah persoalan untuk menambah panjangnya lidah. Tidak seberapa biaya yang dikeluarkan. Tetapi dapatkah Bapak bayangkan, akan sebesar apa celananya nanti menggembung bila lidahnya lebih panjang lagi dari sekarang?
Berdasarkan survey yang kami lakukan, user kami juga sangat mementingkan "aspek slim" atau kerampingan dari cloth diapers, agar putra-putrinya masih mudah mengenakan celana luar untuk dipakai bepergian. Apabila cloth diapers terlalu menggembung, celana luar menjadi sulit dikenakan!
Jadi satu-satunya cara adalah menemukan yang best fit buat putra-putri Anda. Dalam kasus Bapak, kami belum pernah mendengar ada bayi usia dua bulan mengenakan celana ukuran M! Untuk sebagian besar juga masih memilih Ananndapers Sistem Velcro atau Newborn Diapers.
Kalau Bapak katakan lingkar pahanya sudah cukup besar, jangan kuatir, daya elastis karet Ananndapers cukup baik, sehingga ukuran S pun masih enak dikenakan sampai lingkar paha 33 cm, meskipun maksimumnya sampai 36 cm.
smlm sy br brpqr mlht posisi kaki anak sy wkt tdr mengangkang,krn mgkn susah utk mluruskn kaki gr2 pk ananndapers,pdhl wkt tdr kn wkt prtumbuhan,sy khwtr nantiny anak sy jalany 'ngegeng',kr2 gmn y solusiny?mksh
BalasHapusSaya membeli Anandapers extra serap pada salah satu distributor. karena cukup memuaskan saya membeli lagi melalui pemesanan pada bapak Iwan (a/n Nilas Zakiati) dalam jumlah besar untuk dipakai sendiri dan hadiah bagi teman2 saya. Namun anandapers yang saya beli langsung, ternyata kualitasnya jauh berbeda dari sebelumnya (beli melalui distributor). Kain bagian dalam kasar dan menurut saya tidak cocok untuk kulit bayi. PAdahal ananndapers yg saya beli pertama kali kainnya lembut. Mengapa ada perbedaan yang cukup signifikan sseperti ini? Saya sudah beli begitu banyak dan sangat kecewa. Mohon tanggapannya. Terima Kasih.
BalasHapusbunda....aku numpang promo yach....
BalasHapusBLOG INI DI DEDIKASIKAN KEPADA PENCINTA LINGKUNGAN DAN PEMERHATI CLOTHDIAPER. KARENA KAMI HANYA MEMAKAIKAN, MEMPERKENALKAN DAN MENJUAL PRODUK-PRODUK YANG DAPAT DI CUCI DAN DIAKAI ULANG: ANANNDAPERS NEWBORN, TRAININGPAINTS,EXTRASERAP,SUPERSERAP-SUPERSLIM,ANANNDAPERS LANSIA, ANANNDAPAD-BREASTPAD. umi Tati: +628561636179
kami menjual anannda production secara retail(eceran) dan wholesale(grosiran) ada jg puzzle(mainan edukasi) dan moby baby - moonwalker. ayo bunda.... di lihat blogspot ku. and jangan lupa diorder juga ya??
BalasHapusSaya sudah mencoba 2 produk anda yakni annandaper "EXTRA SERAP" dan "SUPER SERAP SUPER SLIM" yang ingin saya tanyakan adalah :
BalasHapus1. Saat saya memakaikan extra serap yg ktnya tahan 8 jam, nyatanya 3-4 jam saja sudah bocor dan kulit bayi saya ternyata lembab...pdhl saya sudah memakaikan ukuran M (yg notabene untuk 6-11kg) dan berat bayi saya adalah 9 kg, saya jg pernah membaca bahwa extra serap lebih baik dari produk ananndaper lain nya serta membuat kulit bai tetap kering, namun bagaimana kejadian yg menimpa anak saya? Untuk proses pencucian awal sudah mengikuti prosedur yg berlaku, jd bagaimana tanggapan anda?
2. Setelah extra serap basah kuyup (3-4 jam pemakaian), akhirnya saya ganti dan memakaikan yang Super Serap Super Slim, singkat cerita 2 jam kemudian saya periksa dan benar saja bayi saya pun sudah ompol lg, dan saat saya pegang bagian lidah ternyata tetap sama seperti extra serap..Bagian Lidah BASAH dan Bagian Kulit bayi saya tetap LEMBAB...jd di mana fitur ananndaper yang tahan 8 jam?Yang membuat kulit bayi tetap kering?dan kehebatan2 ananndaper lainya??
Jujur saya kecewa, krn selain saya pemakai saya pun menjualnya...dan karuan saja semua buyer saya seperti yang menyalahkan saya akan kejadian tersebut...
mohon tanggapan anda
saya membeli ananndapers yg newborn dan pull up, saya sdh tanya2 kepada penjualnya ttg ukuran yg pas utk baby saya, tp setelah saya pakaikan pd anak saya, performanya kurang memuaskan, baru 1jam sdh basah semua celananya..
BalasHapussetelah saya perhatikan, mungkin memang lidahnya kurang lebar dan kurang panjang, "nanggung" ukurannya
klo masukan dr saya, mungkin sebaiknya ananndapers utk bagian lidah atau lapisan penyerapnya dibuat selebar insert cloth diaper yg lain, jd pas dg ukuran outernya
krn saya sebenarnya berminat dg ananndapers yg reborn, tp saya lihat ukuran lapisan penyerapnya sepertinya masih "nanggung"
jadi saya masih mengumpulkan review
Jika ibu mendapati ukuran lidahnya kurang panjang, atau nanggung, itu tandanya ibu memilih ukuran yang kebesaran. Tidak sesuai postur anaknya. Ibu bisa mencoba dengan ukuran yang lebih kecil. Desain lidah ananndapers newborn dan extra serap sudah optimal jika benar-benar sesuai ukuran postur tubuhnya.
HapusJika ibu masih kuatir dengan sistem lidah kami, maka dapat ibu coba gunakan SSR Double Gusset yang tanpa lidah, dan sudah menyatu sepenuhnya di bagian insertnya.
Kasus saya,sama dengan Kecewa. Saya sebagai pemakai dan penjual Anandapers Ekstra Serap dan Super Serap Slim merasa kecewa karena ternyata pemakaian anandapers u/ bayi usia 3 bln,baru 1,5 jam sdh basah banget dan harus diganti,tdk sesuai dng jargon bhw mampu menyerap hingga 4-6 jam. Padahal sy sdh beli banyak dan menjualnya.
BalasHapusMohon segera ditanggapi dari produsen Anandapers. Jangan sampai kualitas tdk lagi diperhatikan karena target penjualan telah tercapai.
saya baru saja menggunakan ananndapers superserap reborn,(warna tazmania),sekali pakai malam hari kok rembes dan bag dalam basah ,,,wah agak kecewa nih,udah beli 3 ternyata ga bagus,kan kasihan baby jd gak nyaman. padahal di promo mengatakan teteap kering dan tahan sampai 6 jam. o ya babyku baru 4 bulan, cewek, frekwensi pee nya normal paling smalem 3-4 kali
BalasHapusProblem bayi yang berusia kurang dari 6 bulan adalah, penggunaaan SS Reborn Edisi Reguler itu masih kebesaran. Sebaiknya ibu gunakan yang Edisi Mini dulu saja. Atau ibu tambahkan kain flannel/tetra yang biasa dipakai untuk bedong, dilipat jadi tiga tumpuk, lalu dipasang di bagian dalam yang menempel ke kemaluan. Itu akan membuat aliran pipis menjadi laminer dan tidak mudah limpas. Perhatikan pemasangan kancing depannya agar serapat mungkin, karena itu membantu agar kemaluan bayi kita menempel sempurna di kain dalam.
Hapussaya dikenalkan ananndapers oleh saudara,awalnya saya sangat antusias mengingat manfaat dan keunggulan yang ditawarkan oleh produk ini sampai saya juga mpromosikan kepada teman. namun setelah saya pakaikan langsung pada bayi sayang yang berumur 8 bulan, tnyata sangat jauh berbeda dari yg saya bayangkan. baru pemakaian 3 jam ananndapers g lagi menyerap, malah kasur dan seluruh pakaian bayi saya jadi basah.. awalnya saya mempertimbangkan untuk menjadi langganan produk ini, cm setelah pemakaian langsung saya merasa sangat kecewa. saya juga merasa bersalah sama teman karena dia juga mengeluhkan hal yang sama. ternyata tidak hanya produk yg dipakai bayi saya, ananndapers yang dipakaikan saudara saya pada anaknya ternyata juga seperti itu, mudah bocor dan waktu pemakaian 1 jam sudah mengeluarkan bau yang tidak sedap beda dengan pemakaian pempers yang selama ini kami gunakan. smoga ini dapat ditanggapi. harap sesuaikan promosi yang bagus ini dengan kwalitas barang yang dijual agar konsumen tidak kecewa.
BalasHapusSama dengan jawaban di atas. Tentu saja kinerja clodi kami akan sesuai dengan promosi, bila pemakaiannya benar. Untuk ibu ketahui, ukuran clodi ananndapers didesain di atas rata-rata clodi pada umumnya, agar bisa tahan lama dikenakan. Tapi itu jadi lebih beresiko untuk bayi yang posturnya masih kecil. Dan itu mudah diketahui dengan memeriksa bagian dalamnya, dimana basah pada spot tertentu saja dan tidak tersebar luas menunjukkan bahwa posisi kemaluan tidak menempel sempurna pada kain dalam. Harap ibu mengerti dan lebih teliti tentang hal ini. Pada awalnya akan merepotkan, tapi bila sudah dikenali, hal ini mudah dilakukan.
HapusTentang bau pesing, itu sangat bergantung pada asupan susu formula yang digunakan oleh bayinya. Pampers sekali pakai tidak menimbulkan bau, karena semua cairan langsung diserap ke dalam kapsul gelnya. Tentu saja kita mesti memaklumi hal tersebut. Dan secara umum, hal tersebut tidak berdampak pada kesehatan putra-putri kita. Silakan diperiksa kembali.
kok ga ada komentar dari maharani yach tentang komntar yg baru2, kemana nih ananndapers
BalasHapusklo mau tanya ttg cara perawatan dan bahan ananndapad bisa? mohon penjelasannya..makasih
BalasHapusPerawatan ananndapad biasa saja seperti kain lainnya. Cukup direndam dan dicuci seperti kain pada umumnya. Tidak ada perlakuan khusus. Kami memberikan bonus wetbag untuk ananndapad agar selama pencucian di mesin cuci mudah ditemukan kembali, dan juga mudah dijemur di tali jemuran. Selamat mencoba.
HapusKepada para ibu-ibu yang menjumpai bahwa pada saat putra putrinya menggunakan Ananndapers, permukaaan bagian dalamnya tidak bisa sekering pampers, perlu kami jelaskan hal-hal penting berikut ini.
BalasHapusDalam masa tumbuh kembang anak, maka mereka senantiasa harus terus menerus dilatih perkembangangan saraf motoriknya, agar dapat beraktifitas secara normal seperti layaknya orang dewasa. Contoh yang paling simpel adalah latihan berdiri dan berjalan anak. Mereka tidak akan mudah melakukannya dan harus ditetah jika sudah masanya, apapun juga kesulitan dan rengekan mereka.
Begitu pula dengan latihan menahan pipis! Menahan pipis itu dikendalikan oleh saraf tak sadar di area kemaluan. Jika kita biasakan putra-putri kita mengenakan pampers yang kering sepanjang hari, maka mereka akan pipis tanpa merasa risih. Akibatnya mereka akan malas menahan pipis. Itulah yang menyebabkan banyak anak-anak kota sekarang baru masih sering kencing di celana setelah usia SD! Kami sering sekali menerima order Ananndapers ukuran XXL dan XXXL untuk mereka dengan gangguan urinasi seperti itu.
Dengan mengenakan Ananndapers, maka kemampuan menahan urinasi akan berkembang dengan baik. Dan anak akan mampu menahan kencingnya pada usia sekitar dua tahun. Itu telah dikonfirmasi berkali-kali.
Ada banyak jenis kain inner yang bisa digunakan untuk cloth diapers saat ini. Tapi kami memilih kain katun yang paling mahal, meskipun hasilnya akan lembab dan basah setelah terkena pipis lebih dari sekali. Penggunaan kain yang organik, seperti katun dan bambu, terbukti selama ribuan tahun, aman bagi kulit. Kulit manusia justru akan mudah alergi dan muncul ruam yang parah jika sering bersentuhan dengan bahan sintetik seperti polyester. Padahal jika menginginkan kain yang cepat kering di permukaan, maka bahan yang digunakan haruslah mengandung polyester dalam jumlah tinggi.
Dalam kesimpulan kami, lembabnya penggunaan bahan katun, adalah solusi terbaik karena sepenuhnya aman bagi kulit dan juga cepat merangsang saraf tak sadar anak untuk bekerja aktif menahan pipis pada waktunya. Kemampuan anak yang alamiah seperti berjalan dan menahan pipis, mesti diajarkan dengan kesabaran untuk waktu yang tidak sebentar.
Semoga berhasil!
Ananndapad bisa dicuci seperti pakaian biasa lainnya. Dengan wetbag yang disertakan sebagai bonus, maka ananndapad akan mudah dicuci di mesin cuci dan dijemur di tali gantungan pakaian, tanpa kuatir "hilang" atau mudah jatuh.
BalasHapusBerbeda dengan bra penyerap ASI, maka ananndapad bisa dipasangkan pada segala jenis bra, tanpa ada kekhususan. Itu membuat para ibu bisa berhemat dengan bra yang mereka gunakan selama ini.
Saat ini, praktis ananndapad adalah satu-satunya produk penyerap asi dengan lapisan waterproof pada bagian luarnya untuk menahan kebocoran. Performanya jauh lebih baik dibanding pad ASI sekali pakai sejenisnya yang banyak beredar di pasaran.
Bahan innernya seperti biasa, mempunyai kandungan benang katun sangat tinggi, sehingga tidak menimbulkan rasa gatal di puting meskipun ASInya sudah berkali-kali meleber.
Favorit saya adlah SSR untuk anak saya 1 th, 11 kg, asi eksklusif (sampai sekarang tidak sufor). Maksimal tahan 3 jam tidak seperti yang sering dimuat 6-8 jam. Apakah itu pengalaman pribadi atau hanya uji coba dengan menuang air ke clodi? Menurut saya berbeda karena jatuhnya urine ke kain tergantung arah penis bagi anak laki2. Seringnya ke samping sehingga pada ES atau SS sering bocor samping. Kelebihan ananndapers adalah tidak tercium bau pesing meskipun bagian luar lembab. tidak seperti merk lain yang ada insertnya. Ribetnya kalo pake SS atau SSR adalah saat memakaikan karena anak sudh aktif bergerak sehingga sekarang saya lebih suka ES karena gampang masuknya seperti memakai celana meskipun sering bocor samping dan tahan hanya 2-3 kali pee. Padahal saya sudah memakaikan ukuran M. Mungkin lidahnya kurang lebar. Saran saya lidah dan kain mikrofibernya dibuat selebar celana / popoknya. Dan ada kancing untuk melekatkan lidah sehingga tidak bergeser. Kemudian untuk SSR, apakah bisa dikancingkan dulu sebelum dipakai, jadi seperti memakai celana? sudah saya coba tapi tidak bisa masuk. Mohon saran dan tanggapan. Terimakasih.
BalasHapusSaya baru aja beli annandapers training pants model baru yg motif n tanpa lidah. saya suka sih dgn performanya tp kok bahan inner nya membrudul ya. pdhl baru 2 kali cuci n gk disikat.cuma saya kucek2 aja. saya agak kecewa n malu pd kawan yg ikut beli karena promosi dari saya. tolong dong bahan innernya kembali seperti training pants yg model lama aja. krn yg model lama bahannya kuat bgt n tahan disikat jg
BalasHapusKami berkomitmen untuk terjadinya cacat fisik diluar kewajaran pemakaian. Hal itu bisa disebabkan oleh ketidasempurnaan proses produksi bahan baku yang berada diluar jangkauan kontrol kami. Silakan ibu layangkan email ke admin@anakbunda.net tentang kasus tersebut dan kami akan memberitahukan prosedur penggantiannya dengan yang baru kepada ibu.
BalasHapusTerima kasih atas pengertiannya.
Saya langsung tertarik dengan ananndapers SSR DG motif shaun the sheep, tapi mengapa begitu paketan datang, ternyata kancing snap tidak bisa melekat kuat sehingga mudah lepas apabila dipakai, dan begitu dipakai belum sampai 2 jam sudah rembes. Saya jadi malu sama suami, sudah memuji2 ananndapers begitu rupa. MOhon penjelasan n solusinya.
BalasHapusTentang problem kancing, kami tawarkan servis perbaikan gratis. Sedangkan untuk masalah rembes dalam 2 jam pertama, ada beberapa ketentuan dalam penggunaan clodi yang mesti ibu penuhi terlebih dahulu agar clodi dapat berfungsi normal. Silakan hubungi admin@anakbunda.net via email untuk mendapatkan penjelasan lebih detail. Terima kasih atas masukan dan pertanyaannya kepada kami.
BalasHapusAnak saya ABK dan sudah berusia 7th berat badan 28kg, biasa pake mommy poko pants size xxl, setelah tau info tentang ananndapers tertarik untuk mencobanya, tetapi saya bingung harus pake yang mana kalau yang pants ukuran xxl atau xxxl adanya yang training pants sementara anak saya kan belum bisa jalan & bicara kalo produk yang extra serap pants(tanpa training) ada ga? terima kasih
BalasHapusSis, mau tanya. Insert microfiber Ananndapers bisa dipake ke Diaper Cover ga ya? Jadi langsung kena kulit baby-nya..
BalasHapusAnanndapers SSR Double Gusset yang dipakai oleh anak saya usia 1,5 bulan BB 6 kg, hanya bisa bertahan 2 jam saja, dan sering limpas samping. Paha anak saya kemerahan karena karet bagian luar. mohon solusinya. Apakah ada video cara pemakaian SSR Double gusset yang benar? mohon jawabannya...
BalasHapusUntuk Anonim, kami juga memproduksi Extra Serap ukuran XXXL. Tapi hanya untuk pesanan khusus. Silakan menghubungi distributor atau agen kami untuk pemesanan.
BalasHapusUntuk phiy, insert Ananndapers murni terbuat dari bahan microfiber, jadi tidak boleh kontak langsung dengan kulit bayinya.
BalasHapusUntuk Kiki, sangat dapat kami mengerti apabila terjadi hal yang ibu sampaikan. Permasalahannya adalah, buah hati ibu sebenarnya masih terlalu kecil untuk mengenakan SSR Double Gusset. Semestinya ibu memesan SSR Double Gusset yang Edisi Mini, bukan yang Reguler!
BalasHapusMudah sekali untuk mengecek apakah ini karena kebesaran atau tidak. Silakan ibu buka dan periksa kain di bagian dalamnya pada saat telah terjadi limpas. Jika basah di bagian dalam hanya berupa spot-spot saja, tidak tersebar rata, itu tandanya air menggenang sebentar lalu langsung keluar lagi. Syarat dasar agar dapat terserap sempurna adalah, kemaluan bayi mesti menempel rapat di kain dalam. Tidak ada rongga yang memisahkan kulit dengan kain dalam.
Untuk mengatasi hal ini, bila ibu telah telanjur membeli yang edisi reguler, sebagai berikut. Silakan ibu tambahkan selembar kain dilipat tiga kali untuk tambahan pelapis di bagian dalam. Bisa gunakan kain tetra atau flannel yang biasa digunakan untuk bedong di rumah. Pasang tepat di bagian dalam yang bersentuhan dengan kemaluan bayi Anda, hingga menempel rapat. Dijamin aliran pipis bayi anda akan menjadi laminer (tidak turbulen), dan air pipisnya akan terserap sepenuhnya di bagian dalam.
Perhatikan juga bahwa kancing depan SSR Double Gusset juga mesti dipasangkan dengan benar, agar kemaluan bayi Anda dapat menempel sempurna di kain dalam. Kancing bagian depan itu sering dilalaikan dan dianggap sebagai aksesoris saja, padahal sangat membantu mengoptimalkan pelekatan SSR ke kulit anak.
saya punya clodi anandapers ss reborn tazmanian devil, anak saya mulai memakai produk tsb sekitar umur 7,5 bulan dengan BB 7,4 kg , dan sekarang berumur 10 bulan, BB 8,1 kg ,tetapi dari awal pemakain clodi tersebut tidak sesuai harapan saya, karena baru di pake sekitar 1 jam sudah berbau pesing dan terasa basah di bagian depannya ( anak saya laki2) untuk perlakuan awal dan pencucian berikutnya sudah saya lakukan sesui intruksi, sampe sekarang masih bau pesing klo di pake dan basah permukaannya yg berwarna biru. jadi saya memakai clodi tersebut tidak maksimal , kurang dari 1 jam saja. mohon bantuannya agar saya bisa menggunakan clodi tersebut ke anak saya secara maksimal dan nyaman. terima kasih sebelumnya
BalasHapusSalam kenal Bu Anonim. Kami harap ibu dapat menyampaikan sekedar identitas ibu lain waktu.
HapusPerihal bau pesing, masalah ini umum terjadi pada semua merek clodi. Ibu bisa mempelajari hal ini pada berbagai forum diskusi seputar clodi. Bau pesing itu dapat dihilangkan dengan berbagai cara, seperti direndam lebih lama atau menggunakan bahan deterjen khusus. Tetapi ibu tidak bisa mengharapkan tidak ada bau pesing saat pemakaian clodi,karena masalah itu terjadi karena adanya residu protein yang berlebih pada urin putra ibu.
Salah satu anjuran sederhana yang boleh dicoba untuk mengatasi masalah ini adalah dengan mengganti jenis susu formula yang dikonsumsi dengan merek lain yang lebih sesuai. Seringkali ketidakcocokan anak dengan sufor merek tertentu menyebabkan protein yang terbuang sangat banyak melalui urin. Itu sebabnya, ada anak yang volume urinasinya sangat banyak tetapi hampir tidak berbau pesing, dan ada juga yang sebaliknya.
Bila ibu bandingkan dengan diapers sekali pakai, maka tentu saja penggunaan diapers sekali pakai tidak akan berbekas bau. Untuk ibu ketahui, diapers sekali pakai menggunakan gel sodium poliakrilat yang berbentuk butiran kapsul dimana seluruh cairan diserap ke dalam kapsul. Akibatnya bagian luar nyaris kering sempurna. Namun demikian, kering bukanlah jaminan bebas ruam, karena ruam disebabkan oleh kontak kulit dengan bahan kimia, bukan karena basah.
Tentang basah di bagian depan yang ibu sampaikan, itu berarti permukaan bagian dalam lainnya masih kering. Kalau benar itu terjadi, itu tandanya pemakaian clodi ss belum cukup rapat, atau ukurannya masih terlalu besar untuk putra ibu. Bila terpasang rapat, dengan setelan kancing yang tepat, maka basahnya akan tersebar ke seluruh permukaan dalam, dan tidak hanya di bagian depan saja.
Semoga hal ini cukup menjelaskan.
terima kasih atas jawabannya,maap sebelumnya saya tidak mencantumkan identitas saya, nama saya ibu rizqi , mengenai bau pesing tersebut saya sudah melakukan hal anda samapaikan, tetapi tetap saja pesing, padahal anak saya juga belum minum Sufor masih ASI, maksudnya dari pemakain awal yaitu pertama beli kemudian saya cuci kering sebanyak 3 kali tanpa detergen sama sekali kemudian saya pakaikan ke anak saya, tapi langsung bau pesing,dan mengenai pemasangan setelan kancing , saya sudah mencoba dari yang samapi rapat, tetapi tetap basah depan ya, terima kasih sebelumnya .
HapusBaik Bu Rizqi,
HapusHarap ibu perhatikan kembali, bahwa inti jawaban kami perihal bau pesing itu, adalah umum terjadi pada semua clodi, akibat bahan mikrofiber yang digunakan. Daya serap cairan pada mikrofiber yang tinggi,kadang berdampak pada bau tersebut. Jadi ini lebih pada masalah adaptasi penggunaannya saja.
Sedangkan hal yang kedua, yang kami minta diperhatikan adalah, apakah permukaan dalamnya sudah menjadi basah semuanya sebelum basah di depan? Bila tidak, dan baru sebagian di dalam yang basah, itu tandanya, ukuran SS masih terlalu besar untuk putra ibu. Karena cairan mestinya tersebar rata di bagian dalam terlebih dulu, baru keluar.
Harap ibu lakukan observasi terlebih dahulu. Dan bila tidak seperti yang kami maksudkan, maka ibu bisa ajukan klaim penukaran gratis, dengan mengirim data diri melalui email ke admin@anakbunda.net
Semoga dimengerti dan dimaklumi. Terima kasih.
saya baru saja membeli produk andapers, tapi sama seperti ibu2 yg lain, saya juga kecewa. karna clodi ini bocor samping.mohon diperbaiki lagi supaya akan datang, produk lebih bagus seperti iklannya...
BalasHapus